Paspor Untuk Calon Jamaah Haji/Umrah

I. Mendaftarkan permohonan melalui Aplikasi WhatsApp/APAPO

II. Membawa dokumen berkas persyaratan asli dan fotocopy antara lain :

  1. Kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP);
  2. Kartu keluarga;
  3. Akta kelahiran/ buku nikah/ ijazah, atau surat baptis;
  4. Surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  5. Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama;
  6. Paspor/SPLP biasa lama bagi yang telah memiliki paspor/splp biasa;
  7. Surat rekomendasi dari Kantor Kementerian Agama dan  travel perjalanan umroh bagi yang bertujuan untuk melaksanakan ibadah umroh ; dan
  8. Surat rekomendasi dari Kantor Kementerian Agama dan setoran awal Bukti Pembayaran Ibadah (BPIH) bagi yang bertujuan untuk melaksanakan ibadah haji .

III. Hal-hal yang perlu diperhatikan.

  1. Disediakan kuota dengan datang langsung tanpa perlu melakukan pendaftaran melalui aplikasi Whatsapp/APAPO sebanyak 20 permohonan/hari bagi pemohon balita, lansia berusia 60 tahun atau lebih dan penyandang berkebutuhan khusus
  2. Tidak ada perbedaan data pada dokumen persyaratan permohonan;
  3. Pada point 1 s/d 3, dokumen persyaratan permohonan di atas harus memuat :
    • nama jelas;
    • tanggal dan tempat lahir;
    • nama orang tua.
  4. Selain memenuhi persyaratan formil di atas, pemohon juga harus memenuhi persyaratan materiil (kebenaran dan keabsahan identitas pemohon, serta maksud dan tujuan permohonan) pada saat proses wawancara

I. Mendaftarkan permohonan melalui Aplikasi WhatsApp/APAPO

II. Membawa dokumen berkas persyaratan asli dan fotocopy antara lain :

  1. Kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP);
  2. Kartu keluarga;
  3. Akta kelahiran/ buku nikah/ ijazah, atau surat baptis;
  4. Surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  5. Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama;
  6. Paspor/SPLP biasa lama bagi yang telah memiliki paspor/splp biasa;
  7. Surat rekomendasi dari Kantor Kementerian Agama dan  travel perjalanan umroh bagi yang bertujuan untuk melaksanakan ibadah umroh ; dan
  8. Surat rekomendasi dari Kantor Kementerian Agama dan setoran awal Bukti Pembayaran Ibadah (BPIH) bagi yang bertujuan untuk melaksanakan ibadah haji .

III. Hal-hal yang perlu diperhatikan.

  1. Disediakan kuota dengan datang langsung tanpa perlu melakukan pendaftaran melalui aplikasi Whatsapp/APAPO sebanyak 20 permohonan/hari bagi pemohon balita, lansia berusia 60 tahun atau lebih dan penyandang berkebutuhan khusus
  2. Tidak ada perbedaan data pada dokumen persyaratan permohonan;
  3. Pada point 1 s/d 3, dokumen persyaratan permohonan di atas harus memuat :
    • nama jelas;
    • tanggal dan tempat lahir;
    • nama orang tua.
  4. Selain memenuhi persyaratan formil di atas, pemohon juga harus memenuhi persyaratan materiil (kebenaran dan keabsahan identitas pemohon, serta maksud dan tujuan permohonan) pada saat proses wawancara