Cirebon, 11 Juni 2026 – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan melalui kegiatan koordinasi dan partisipasi dalam agenda lintas instansi yang dilaksanakan di wilayah Cirebon.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, Komang Trisna Diatmika, melaksanakan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi sebagai upaya memperkuat hubungan kelembagaan antarinstansi pemerintah di wilayah kerja Cirebon.
Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas berbagai peluang kerja sama dan koordinasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing, khususnya dalam mendukung pelayanan publik, pengawasan, serta pertukaran informasi yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas kedinasan. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung kelancaran aktivitas di kawasan pelabuhan dan wilayah kerja masing-masing.
Selain melaksanakan koordinasi kelembagaan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon turut memberikan edukasi keimigrasian dalam kegiatan Sosialisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bertema “Cara Aman Bekerja di Luar Negeri” yang diselenggarakan oleh UPTD LTSA PMI Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon diwakili oleh Syafiruddin selaku Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi kelas I TPI Cirebon sebagai narasumber.

Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, Syafiruddin, dalam kegiatan Sosialisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bertema “Cara Aman Bekerja di Luar Negeri” yang diselenggarakan oleh UPTD LTSA PMI Disnakertrans Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Cirebon, Kamis (11/6/2026). Foto: Humas Kanim Cirebon.
Pada kesempatan tersebut, Syafiruddin menyampaikan materi terkait dokumen perjalanan Republik Indonesia, prosedur permohonan paspor, serta berbagai ketentuan keimigrasian yang perlu dipahami oleh masyarakat. Edukasi tersebut diberikan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penggunaan dokumen perjalanan yang sah serta kepatuhan terhadap peraturan keimigrasian yang berlaku.
Kehadiran Kantor Imigrasi Cirebon dalam kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan literasi keimigrasian masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam memberikan edukasi dan pelayanan publik. Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang tepat dan komprehensif terkait keimigrasian maupun prosedur perjalanan ke luar negeri.
Melalui pelaksanaan kedua kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon menunjukkan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai instansi dan pemangku kepentingan. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat mendukung optimalisasi pelayanan publik, memperkuat koordinasi antarinstansi, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

