Pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV5148 rute Jeddah–Kertajati mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, pada Selasa (2/6/2026). Kedatangan pesawat ini menandai dimulainya operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Kertajati pada musim haji 1447 H/2026 M.
Pesawat tersebut membawa Kloter 01 asal Kabupaten Indramayu yang terdiri atas 444 jemaah haji, 193 laki-laki dan 251 perempuan. Setibanya di bandara, jemaah langsung menjalani pemeriksaan keimigrasian yang dilaksanakan oleh petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon. Proses pemeriksaan terhadap seluruh jemaah berjalan tertib.

Jemaah haji Kloter KJT-01 asal Kabupaten Indramayu pada Debarkasi Kertajati di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Selasa (2/6/2026). Foto: Humas Kanim Cirebon
Bersamaan dengan pemeriksaan jemaah, petugas imigrasi juga memeriksa 16 kru pesawat yang terdiri atas 4 laki-laki dan 12 perempuan. Cap tanda masuk diberikan kepada seluruh kru tersebut. Sementara itu, 3 kru pesawat SV9363 yang telah bertugas sebelumnya diberikan cap tanda keluar. Seluruh dokumen perjalanan yang diperiksa dinyatakan lengkap.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh petugas Imigrasi dengan memastikan kelengkapan dokumen perjalanan serta kesesuaian data setiap penumpang. Seluruh proses pemeriksaan berlangsung sesuai standar operasional prosedur dan dilaksanakan melalui koordinasi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) serta instansi terkait yang bertugas di lingkungan bandara. Setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai, para jemaah diberangkatkan menggunakan bus menuju daerah asal masing-masing dengan pendampingan dari PPIH.
Jemaah haji Kloter KJT-01 asal Kabupaten Indramayu sedang menuju area imigrasi setibanya di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Selasa (2/6/2026). Foto: Humas Kanim Cirebon
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh dokumen perjalanan jemaah haji dinyatakan lengkap dan valid serta tidak ditemukan adanya kendala maupun pelanggaran keimigrasian. Sebanyak 444 jemaah haji berhasil diproses kedatangannya, disertai pemeriksaan terhadap 16 awak pesawat yang masuk ke wilayah Indonesia serta pelayanan keimigrasian terhadap tiga awak pesawat yang melaksanakan keberangkatan. Kegiatan pemeriksaan keimigrasian dan penerimaan jemaah haji debarkasi di BIJB Kertajati berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Keberhasilan penyelenggaraan ini tak lepas dari koordinasi intensif yang dijalin Imigrasi Cirebon bersama berbagai instansi di bandara, mulai dari petugas PPIH Debarkasi, pihak otoritas bandara, hingga maskapai penerbangan. Sinergi antarlembaga ini dinilai menjadi kunci kelancaran proses penerimaan jemaah sejak pesawat mendarat hingga keberangkatan bus menuju daerah asal.

